Aku bukan nasio…

Aku bukan nasionalis, bukan katolik, bukan sosialis. Aku bukan buddha, bukan protestan, bukan westernis. Aku bukan komunis. Aku bukan humanis. Aku adalah semuanya. Mudah-mudahan inilah yang disebut Muslim. Aku ingin orang menilai dan memandangku sebagai suatu kemutlakan (absolute entity) tanpa menghubung-hubungkan dari kelompok mana saya serta dari aliran apa saya berangkat. Memahami manusia sebagai manusia.

 

Catatan Harian Ahmad Wahib 9 Oktober 1969

Pendapat Orang Belanda tentang Indonesia: Concerned only with money Opinion and Editorial

Since 1991 I have visited many places in Indonesia, from Medan to Makassar. As I learned Bahasa Indonesia I can easily mingle with ordinary Indonesians. My first opinion about Indonesia was very positive. Most people greeted me and invited me to their homes. In particular people in the countryside are very happy when a westerner visits their village.

After staying a long time in this country and having talked with many people at all social levels, from farmers to government officials, it seems that most have only one topic which keeps them entertained: money.  In my country, the Netherlands, people have many hobbies and ambitions. Dutch children as young as four years old want to become doctors, police officers, dentists, lawyers, musicians, dancers, etc. They are encouraged by their parents to swim, dance, sing, draw cartoons, love animals, respect nature and so on.

Indonesian children simply hang around all day in the vicinity of their house without having anything to do. They aren’t encouraged by their parents to do something useful as these parents only watch television, chat with neighbors or, even worse, sleep.

As a European I become bored of being told every day that I am rich just because I’m from Europe. Indonesians don’t care about their achievements, but only about the amount of money they acquire. The way they get this money doesn’t matter to them.

People at all levels protest daily about corruption, but most of them are themselves corrupt. If those protesters could acquire top positions they wouldn’t mind being corrupt in the same way they now accuse others.  A lot of the media, especially The Jakarta Post, run stories on widespread corruption. Unfortunately, it’s only talk with almost no action at all.

In my opinion, the high level of corruption in Indonesia is caused by the fact that Indonesians have no ambition, except to acquire money. When they have more than they need, they simply have a party, buy a car, television, or waste it on other meaningless items.

They don’t save it for their children’s education and future like we do in Europe. What’s the meaning of money if you don’t know what to do with it?
How is this country going to develop if nobody cares about their achievements but only about money?

RONALD RAMAKERS
Medan, North Sumatra

March 10, 2007

 

Source: http://www.thejakartapost.com/yesterdaydetail.asp?fileid=20070310.F05

Life-changing: Exchange Year

Life-changing: Exchange Year

Diambil pada 18 Desember 2011, salju pertama di halaman rumah belakang, Toestallstrasse 4 Rikon-Zurich, Swiss.

A life-changing. Sebuah titik perubahan hidup, momen paling bertanggung jawab atas diri saya hari ini.

Di benua Eropa dengan pahamnya yang katanya liberalism, di negara Swiss negara katolik yang melarang pembangunan kubah mesjid, di kota Zurich yang merupakan salah satu negara ter-luxurious di dunia, di keluarga Henne yang merupakan penduduk Jerman asli, bersama dua anak kecil Johannes dan Annika, dilewati saat berusia 16-17 tahun, ditempatkan di Kantonsschule Hottingen untuk bersekolah, melalui program AFS Intercultural Learning, dengan background siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Bandung.

Satu saja variabel diatas tidak ada, atau lain, pastilah akan menghasilkan Ilmi yang lain hari ini. Disanalah saya mensyukuri sekaligus mengagumi betapa briliannya Tuhan saya, Allah. Memang betul, seandainya semua berjalan sesuai skenario yang saya pikirkan, mungkin hidup tidak akan se-menyenangkan ini. Segala kejutan hidup, kepanikan, kejatuhan, kebangkitan, tidak pernah lepas dari monitor Allah. He is the owner of the best plan ever!

Saya mengakui bahwa perihal dalam hidup yang paling bisa menggoncangkan hati dan pikiran hanyalah persoalan spiritual. Perjalanan Agustus 2011-Juli 2012 adalah perjalanan mencari alasan tentang perintah-perintahNya, mencari kolerasi dari segala perbedaan yang teramat beragam, dan mencari cara untuk menjadi manusia yang utuh.

AFS Exchange Year Switzerland 2011-2012 is one of life-changing experiences!

Nikmati saja ma…

Nikmati saja masa kamu menyendiri, menarik diri dari kerumunan, fokus kedalam, dan hanya menonton mereka yang ‘rempong sendiri’. Satu, dua, atau tiga orang akan sadar tentang kepasifan kamu, dan merekalah orang yang benar-benar peduli denganmu.

Di kamar yang dingin, di rumah sendiri.

Kata seorang AF…

Kata seorang AFSer, “Pertukaran pelajar itu tentang bagaimana kita mengemas cerita dan kenangan, cukup gak cukup, kedalam sebuah bagasi 20 kg.”

Sebentar lagi 6 Juli, peringatan tanggal kepulangan Gue, Ijon, Astari, dan Vera dari Exchange Year kita di Swiss. Kangen kalian banget, njir! Ijon gendut sialan sekarang kurusnya minta ampun, inget waktu lo manja minta temenin gue beli tas Freitag di Zurich, kepaksa deh bolos kelas. Elo paling ganteng sendiri tapi paling termehek-mehek nangisnya waktu pesawat harus take off bepulang ke Indonesia, sambil lihat keluar jendela, komat-kamit nyebutin tempat fav lo, udah kayak drama bangett. Bocah dasar! Lalu Astari, gilak anugerah banget Allah ngenalin gue sama muslimah cantik yang sangat menginternasional ini! Wir haben schon zwei mal zusammen geschlafen, oder? Banyak tuker pikiran, nambah khazanah pemikiran gue. Ga akan lupa juga awkward moment waktu kita show off pake kebaya di old city nya Bern sampai semua orang memandangi kita tapi kita tetep aja cuek narsis depan kamera. haha kangen! Dan Vera, my partner in crime njirr aaa elo elo hahaha bikin speechless dan ngakak kalo inget setiap detik kejadian sama lo, apa lagi waktu camp di Poschiavo. Amatir sok-sok mau ngisep rokok gitu padahal nyalain aja gagal mulu, “Veer iseep veer, kalo ga isep mana nyala! iseep ver!” sambil gue gesek-gesek terus gas punya nya si Jin ya? lupa. Hahahahanjir kan ngakak lagi inget Jin, waktu lo ceritain sesuatu pake kode tapi ketauan juga ama gue karna gue kenal betul sama bule NZ yg gagal itu wwkwkk. fucking awesome lo ver! kangen!!
Hufft… Jon, sukses loo di FK UI! betah lah yahh pastii. Vera sekolah yang bener di Turki, jangan pacaran mulu :3. Astari, I know you’l do your best, a brilliant in art and languages, really! ❤

Subhanallah, Pasangan Menikah Ternyata Miliki Kesamaan Genetik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Hadis Nabi yang mengatakan bahwa perempuan sesungguhnya diciptakan dari tulang rusuk laki-laki tak perlu diragukan lagi. Hal ini ternyata bisa dibuktikan secara genetik dalam sebuah studi yang dilakukan sebuah tim dari Boulder Institute of Behavioral Science di Universitas Colorado.

Pemimpin peneliti, Benjamin Domingue mengatakan timnya meneliti genetika dari 825 pasangan menikah di Amerika yang dipilih secara acak. Peneliti membandingkan lebih dari 1,7 juta titik potensi kemiripan genetik. Salah satu pasangan cenderung memiliki kemiripan secara genetik dengan pasangannya, sehingga keduanya memiliki keyakinan untuk menikah.

“Kesamaan gen akhirnya mendorong hati kita dengan berbagai peluang dan struktur ketika menentukan dengan siapa kita akan menikah. Sebagai contoh, gen pula yang menentukan apakah calon pasangan Anda harus berbadan tinggi, berat badannya, latar belakang etnisnya, agama, hingga tingkat pendidikannya,” ujar Domingue, dilansir dari Easy Good Health, Senin (9/6).

Kesimpulan ini kemudian diteliti lagi lewat model statistik untuk memahami perbedaan genetik antara populasi manusia yang tidak sedarah. Ada perbedaan kesamaan genetik antara pasangan yang menikah dengan saudara sekandung mereka. Kesamaan antara orang-orang yang sudah menikah hampir tidak sedalam saudara kandung.

“Saudara kandung rata-rata memiliki kesamaan genetik berkisar 40-60 persen, sedangkan rentang persamaan gen antara pasangan yang sudah menikah lebih kecil dari itu,” ujar Domingue.

Pasangan menikah cenderung memiliki sifat genetik yang sama karena gen mereka membantu menentukan dengan siapa mereka akan bertemu selama hidup mereka. Orang-orang dengan gen yang mirip misalnya, akhirnya menginginkan pasangan dengan latar belakang pendidikan yang sama, misalnya sama-sama S1. Seseorang juga cenderung untuk menikahi pasangan yang mirip dengan diri mereka sendiri, dalam hal etnis, ras, dan ukuran tubuh.

Gen-gen juga membentuk perbedaan biologis yang lebih halus namun justru bisa saling menarik satu sama lain untuk saling menyukai lewat cara-cara yang tidak kita mengerti. Setidaknya, pasangan sudah menikah memiliki seperti kesamaan dalam hidup mereka.

 sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/14/06/09/n6vo43-subhanallah-pasangan-menikah-ternyata-miliki-kesamaan-genetik

Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu

syaamilquran.com – Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu – Rasulullah saw sangat menganjuran umatnya untuk melaksanakan shalat fadhu di awal Seperti yang beliau sabdakan,”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Swt adalah Shalat pada waktunya, Berbakti kepada kedua orang tua, dan Jihad di jalan Allah Swt.” (HR Bukhari & Muslim)

Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu

Ternyata anjuran tersebut ada hikmahnya. Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan, psikologis dan lainnya. Berikut ini kaitan antara shalat di awal waktu dengan warna alam.

  1. Waktu Subuh

Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi. Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

  1. Waktu Zuhur

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati. Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

  1. Waktu Ashar

Alam berubah lagi warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat, rahim, ovarium/ indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang sering ketinggalan waktu Ashar akan menurun daya kreativitasnya. Di samping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

  1. Waktu Maghrib

Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga karena mereka ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu penglihatan kita.

  1. Waktu Isya

Pada waktu ini, warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang sering ketinggalan waktu Isya akan sering merasa gelisah. Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pada waktu Isya, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4 Hertz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat. Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan ungu. Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal atau “mata ketiga”, sebuah kelenjar endokrin pada otak) kelenjar pituitarythalamus (struktur simetris garis tengah dalam otak yang fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus (bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu). Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan sholat malam (tahajud).

Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di’karuniakan’ syariat shalat oleh Allah Swt sehingga jika dilaksanakan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini. Inilah hakikat mengapa Allah Swt mewajibkan shalat kepada kita sebagai hambaNya. Sebagai Pencipta Allah swt mengetahui bahwa hambaNya amat sangat memerlukan-Nya. Shalat di awal waktu akan membuat badan semakin sehat.*** (syaamilquran.com/ sumber: motivasi islami abadi)  Continue reading Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu