<3

Dengar kabar kawan bermain yang akan segera menikah itu selalu bisa bikin menangis bahagia. Rasanya terharu, iri, dan salut.

Terharu, secepat inikah hidup berpindah fase?

Sudah harus menanggalkan beberapa kesenangan untuk kewajiban yang baru.

Iri, betapa banyak ladang pahala yang kamu miliki mulai dari sah, mengandung, melahirkan, menyusui, hingga menyemai kasih untuk buah hati.

Betapa sudah sempurnanya agamamu, seiring dengan kamu yang sudah sempurna menjadi perempuan.

Salut sesalut salutnya, dibalik lemah lembutmu tersimpan keberanian luar biasa untuk mengarungi arena baru kehidupan yang penuh dengan kewajiban serta tugas yg tak ringan.

Untukmu kawan, semoga menjadi ibu yang melahirkan generasi yang mau berjuang… demi kesejatian sebuah
pengabdian, dalam abad-abad yang susah, abad-abad tidak mengenal Tuhan, abad-abad hilang naluri kemanusiaan, abad-abad berkuasa rezim-rezim kemungkaran, dan mereka tetap kekar dan setia membela kebenaran dan keadilan…Sambung-menyambung pada setiap generasi, tak berpenghabisan, terus bergerak, mengaliri ladang-ladang peradaban..(Habiburrahman dlm puisi Bidadariku).

Doakanlah selalu kawan-kawanmu yang masih belum sesempurna dirimu, yang masih berjuang di arena kehidupan yang lain.
Salam sayang dari Surabaya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s